Tips Memberi Pertanyaan Wawancara Berbasis Kompetensi

Mencari kandidat terbaik melalui pertanyaan wawancara berbasis kompetensi yang tepat.

Salah satu tahap paling penting dalam sebuah proses rekrutmen adalah wawancara. Melalui tahap ini, perusahaan dapat menggali lebih dalam mengenai kemampuan dan kepribadian pelamar kerja. Melalui tahap ini, perusahaan dapat lebih mudah dalam memutuskan calon-calon terbaik yang akan menjadi bagian dari tubuh perusahaan.
Dalam tes wawancara sendiri, ada sebuah istilah yang dikenal dengan sebutan wawancara berbasis kompetensi. Sesuai namanya, wawancara ini secara spesifik diperuntukkan untuk mengetahui seberapa kompeten calon karyawan terhadap posisi yang ditawarkan. Dengan demikian, pertanyaan wawancara berbasis kompetensi pun akan lebih mengerucut pada sebuah permasalahan tertentu.
Lantas sebagai pihak yang berusaha menggali kemampuan pelamar, bagaimana semestinya memberi pertanyaan wawancara berbasis kompetensi?

Kompetensi Teknis

Pada bagian kompetensi teknis, pewawancara bermaksud untuk mengetahui kecakapan pelamar yang terkait dengan kemampuan hardskill sesuai posisi yang dituju. Seperti contoh, bila posisi yang ditargetkan adalah bagian electronics engineering, maka pertanyaan seperti dasar-dasar kelistrikan, penggunaan alat ukur, perhitungan pada sebuah rekayasa, dan sebagainya akan menjadi sasarannya. Pun demikian bila ingin menjadi seorang desainer grafis, dosen, account manager, dan lain-lain.

Namun, metode yang disampaikan tidak hanya berupa pengetahuan secara teori. Pertanyaan wawancara berbasis kompetensi untuk hal teknis juga dapat dilakukan dengan menempatkan pelamar pada sebuah situasi tertentu. Pelamar kemudian akan diminta untuk mengatasi kasus tersebut dengan sebuah formula khusus. Selain mampu menjelaskan apa yang akan dilakukan, pelamar juga harus mampu menjabarkan alasan logis yang menyertai jawaban sebelumnya. Dari sini, pewawancara dapat menilai pola pikir serta kecakapan pemahaman pelamar terhadap tugas-tugas yang nanti akan menjadi tanggung jawabnya.

Kompetensi Perilaku

Kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan beradaptasi di sebuah lingkungan kerja adalah hal mutlak lainnya yang harus dimiliki. Selain mampu untuk menyelesaikan pekerjaannya sendiri, seorang karyawan juga semestinya memiliki kecakapan bersosialisasi dengan rekan sejawat, atasan, maupun budaya perusahaan. Pasalnya, hal ini akan sangat berpengaruh terhadap employee retention. Selain memengaruhi operasional, employee retention juga menjadi sebuah kerugian bagi perusahaan.

Dalam tahap ini, pewawancara lebih fokus menilai terhadap kepribadian pelamar. Selain memenuhi syarat sebagai seorang individu, ajukan pertanyaan wawancara berbasis kompetensi yang mengarah pada kesesuaian dengan budaya perusahaan. Sebagai permisalan, buat studi kasus mengenai bagaimana sikap pelamar bila berada dalam situasi tertentu. Beri penilaian terhadap manajemen konflik yang dimiliki oleh pelamar dalam keadaan tersebut, berikut aspek-aspek pendukung lainnya.

Pada dasarnya, setiap perusahaan menginginkan karyawan terbaik yang berkompeten baik secara teknis maupun nonteknis untuk menjalankan operasional. Tidak hanya memiliki kualifikasi dalam bidang teknis tertentu, kecakapan dalam bersosialisasi dan beradaptasi juga menjadi faktor yang tidak kalah penting. Bahkan tidak sedikit perusahaan yang lebih mementingkan softskill—sesuai kebudayaan perusahaan—dibandingkan hardskill pelamar.
Sesi wawancara juga merupakan kesempatan yang sangat baik untuk menilai dengan jelas kandidat pelamar yang akan menduduki posisi yang dibutuhkan. Melalui interaksi secara langsung, pewawancara dapat pula menilai gerak tubuh pelamar. Hal ini juga dapat menjadi pertimbangan dalam menilai kualifikasi pelamar untuk bergabung dalam perusahaan.

Itulah informasi mengenai tips dalam memberikan pertanyaan wawancara berbasis kompetensi untuk mendapatkan kandidat terbaik.

Leave a Reply & Share it.

Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn

Tentang Oketes

Oketes adalah penyedia aplikasi rekrutmen dengan proses dan hasil yang efisien dan efektif. Aplikasi rekrutmen (Effective Recruitment Tools / ERT) Oketes menjadikan waktu dan jarak bukan lagi kendala dalam proses perekrutan karyawan.

Recent Posts